Pendahuluan

Apakah Kepemimpinan?

Kepemimpinan menurut Max De Pree adalah : Liberating people to do what is reguired of them in the most affective and humane way possible.

Menurut James C. Georges Leadership is the ability to obtain followers

 

Mengapa Kita Butuh Pemimpin?
Akar kata pemimpin dalam bahasa Inggris adalah Lead yang berarti harus pergi. Jadi pemimpinlah yang pertama kali harus pergi. Mereka akan melangkah ke suatu tempat yang belum pernah dicapai oleh organisasi mereka sebelumnya. Mereka akan memimpin dan menunjukkan ara, kemana organisasi ini akan dibawa, yakni ketempat yang membawa keutungan.

Antara Talenta, Pelatihan dan Kedudukan

Kepemimpinan yang dipandang sebagai talenta tidak seutuhnya adalah benar sebab kepemimpinan dapat juga dilatih. Talenta akan memudahkan kita menjadi pemimpin yang terampil.  Dalam sebuah organisasi sebaiknya ada jenjang karir dan pelatihan yang cukup menciptakan pemimpin. Ada empat jenjang kepemimpinan yang idealnya harus dijalani oleh seorang calon pemimpin yaitu: kedudukan, mengembangkan dirinya agar diakui, bertumbuh dan beribawa.

Hubungan antara pemimpin dan organisasi

Kebesaran suatu organisasi berhubungan langsung dengan kebesaran dari pemimpinnya, Rahasia untuk menjadi organisasi yang bertumbuh adalah mengembangkan pemimpinya, Ketika pemimpin berkembang secara pribadi, mereka meningkatkan kemampuannya untuk memimpin, kalau mereka meningkatkan kemampuan memimpin mereka akan memperbesar kemampuan organisasinya untuk bertumbuh.

Effective Leadership

Seorang pemimpin yang efektif akan melakukan tujuh hal : 1. Menciptakan sebuah visi yang sesuai dengan organisasinya. 2. Memperkuat dan mendorong semua lapisan dalam organisasinya untuk mencapai visi itu. 3. Menciptakan suatu perasaan kepada tim untuk merasakan mana yang merupakan bagian yang penting. 4. Membentuk kerja sama tim. 5. Mengkomunikasikan visi kepada seluruh lapisan organisasi. 6. Menciptakan suatu momen yang tepat. 7. Menciptakan sikap yang baru dalam perilaku  organisasi.

BAB 1: VISI ( Suatu Hal Yang Mutlak )

Mengapa visi dibutuhka? Visi akan mengarahkan kita untuk mencapai tujuan. Jika tidak mempunyai visi maka kita tidak akan sampai dimanapun. Visi memberi petunjuk, mendorong, memotivasi kita untuk mencapai tujuan.  Visi adalah peta atau mental mapping. Dalam menggambarkan visi kita perlu mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut: 1. Apa sasaran kita melakukan perjalanan?. 2. Bagaimana persiapannya? 3. Bagaimana sumberdayanya?. 4. Bagaimana skill dan comptency kita?.

Untuk menggambarkan mapping kita menggunakan rumusan 5-P yaitu: 1. Programm, 2. Preparation. 3. Potential. 4. Prefessionalism, 5. Prayer. Selain rumusan 5-P sebuah visi juga harus melalui rumusan 7-D yang lebih bercirikan pada tindakan yang harus dilakukan.  7-D yang dimaksud adalah: 1. Dream, 2. Dare yaitu keberanian untuk bertindak. 3. Do yaitu keberanian untuk bertindak. 4. Diffcult yaitu tidak boleh takut akan kesulitan. 5. Dedication yaitu: perlunya dedikasi. 6. Done yaitu pekerjaan tersebut harus tuntas. 7. Deal yaitu tujuan yang sudah tercapai, saat mengucap syukur kepada Tuhan.

Sebuah visi harus spesific, measurable, attainable, realistic, tangible.

Keberhasilan suatu visi ditentukan oleh 3 faktor yaitu: Heart, Head dan Hand.

 

BAB 2 : PERUBAHAN : Suatu Tindakan Untuk Mencapai Tujuan

Seorang pemimpin harus berani bertindak untuk menjalankan perubahan dalam organisasinya. Jika organisasi ingin mengalami kemajuan atau pertumbuhan maka harus berani melakukan perubahan. Untuk menghadapi perubahan yang datang terus menerus maka kita perlu paradigma baru. Ada 5 paradigma penting yang memberikan kekuatan untuk mengambil keputusan akibat perubahan yaitu:

  1. Paradigma waktu adalah komoditi berharga.

Waktu adalah komoditi yang paling mahal. Perubahan terjadi sesuai dengan berjalannya waktu. Kalau kita tidak menggunakan waktu yang ada, sesuatu yang berharga akan hilang dari hidup kita.

  1. Kompetisi

Persaingan di masa depan adalah ilmu lawan ilmu, bukan uang lawan uang. Dalam memenangkan persaingan masa kini kata kuncinya adalah ” how to make our people learn better and faster than our competitor ”.

  1. Pemanfaatan informasi dan teknologi komunikasi

Information is power. Kita harus menguasai ICT jika ingin maju. Penguasaan ICT menentukan kompetisi didalam organisasi.

  1. Kreativitas

Kreativitas sangat penting didalam mendapatkan informasi didalam kompetisi dan didalam menyelesaikan masalah.

  1. Belajar terus menerus

Belajar  terus menerus adalah modal utama bagi seseorang agar ia dapat beradaptasi dengan perubahan.

Mengapa orang tidak mau berubah?

  1. Orang tidak mau berubah karena merasa berada didalam zona nyaman atau comfort zone
  2. Orang tidak mau berubah karena takut gagal, takut dikritik, takut malu, takut menanggung resiko, takut dibicarakan orang, takut mati.
  3. Orang tidak mau berubah karena kebanggaan pada keberhasilan masa lalu. Puas dengan keberhasilannya sekarang ini
  4. Orang tidak mau berubah karena melihat masa depan yang tidak jelas dan tidak memiliki visi yang cukup untuk masa depan.

Sikap menentukan kualitas, suasana hati, perkataan dan nada suara. Sikap menentukan arah kehidupan kita sendiri, gagal atau berhasil. Sikap kita juga menentukan sikap orang lain terhadap kita, Sikap pada awal suatu tugas menentukan keberhasilan tugas itu, Sikap orang yang menduduki jenjang karir yang tinggi adalah hasil dari sikapnya.  Untuk memperbaiki sikap kita menuju kearah yang positif diperlukan langkah : kegigihan, gairah, gembira, gagah, gemar.

Bab 3: PENGARUH : Suatu Senjata Yang Ampuh

Pengaruh merupakan senjata yang ampuh dalam kepemimpinan. Pengenalan watak manusia penting didalam meningkatkan people skill yang juga diperlukan dalam membawa pengaruh. Kemampuan berkomunikasi akan menciptakan jaringan pengaruh. Komunikasi berarti diri kita dipahami oleh lawan bicara kita sesuai dengan harapan kita. Ada 10 Langkah bagaimana berkomunikasi dengan efektif yaitu: 1. Berpikir dahulu sebelum menyampaikan. 2. Ketahuilah apa yang ingin anda bicarakan. 3. Pelajarilah situasi dan pendengarnya. 4. Perhatikan nada dan kata-kata yang dipergunakan. 5. Gerakan tubuh kita sangat mempengaruhi. 6. Kebutuhan pendengar. 7. Umpan balik. 8. Jangka panjang. 9. Kata-kata dan perbuatan harus sejalan. 10. Jadilah pendengar yang baik.

Ada beberapa hal yang dapat memberikan pengaruh yaitu: kedudukan, kekuasaan dan kepribadian. Pengaruh kita dapat memberdayakan orang, mempersatukan, memotivasi, membuat mereka kreatif, mengubah sikap mereka, membuat mereka bertanggungjawab, memenangkan pikiran dan hati mereka.

Bab 4. : KREATIVITAS : Suatu Langkah Besar Mencapai Tujuan

Ide atau gagasan yang cemerlang datang dalam seketika dalam hidup kita. Ide atau gagasan cemerlang dapat mengubah hidup seseorang dan suksespun tidak dapat ditolaknya. Kreativitas adalah intelijensi yang bersenang-senang dalam keragaman keahliannya, ide-idennya serata keahliannya sangat mencenangkan. Kreativitas didorong oleh empat faktor yakni: 1. Sebuah gol yang kuat, 2. Adanya persoalan yang menekan. 3. Pertanyaan-pertanyaan yang sulit. 4. Berani keluar dari kotak. Tindakan untuk mendapatkan kreatifitas itu berdasarkan tiga hal yaitu: 1. Imagine. 2. Improve. 3. Incubate. Suatu gagasan yang bagus harus diuraikan sehingga dapat menjadi kenyataan. Inovasi juga merupakan suatu gagasan yang ada hubungan dengan kreativitas. Inovasi berhubungan dengan implementasi dari berbagai ide untuk menciptakan sebuah nilai dan inovasilah yang memberikan kemampuan berkompetisi, memberikan pertumbuhan yang lebih cepat, menambah pangsa pasar dan memperbaiki kedudukan perusahaan kita.

Bab 5 : KARAKTER : Suatu Nilai Yang Berharga

Ada tiga hal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu: Character- Capability-Credibility. Untuk menjaga keberhasilan di dalam hidup kita, karakter merupakan faktor penting dalam kesuksesan kita. Untuk itu maka karakter perlu dibangun, Karakter terpancar dari dalam bukan dari luar, Karakter lebih penting dari uang dan reputasi, Karakter mengandung nilai kasih, karakter tahan banting dan karakter berlaku selamannya.

Bab 6  PENGATURAN WAKTU : Suatu Pembuka Keberhasilan

Kehandalan seorang pemimpin ditentukan oleh kemampuannya mengatur waktu. Pemimpin yang baik sadar akan keterbatasannya akan waktu. Kefektifan adalah dasar dari keberhasilan. Pembagian waktu dalam hidup ini sangat  penting. Semua aktivitas harus diatus secara seimbang karena tidak mempunyai tambahan waktu. Hal penting lain lagi adalah pemilihan lokasi aktifitas seperti lokasi sekolah, rumah tempat ibadah, rumah sakit, mal lebih baik kalau dekat dengan lokasi tempat tinggal sehingga memudahkan dalam beraktifitas.

 

Bab 7: MENGAMBIL KEPUTUSAN : Suatu Keberanian Yang Dibutuhkan

Orang sukses biasanya mampu mengambil keputusan dengan cepat setelah mempertimbangkan berbagai hal dan jarang mengubahnya. Pengambilan keputusan merupakan suatu tanggungjawab  paling dasar dari seorang pemimpin. Dalam pengambilan keputusan sangat perlu mempertimbangkan pengalaman orang lain dan mendengar nasihat orang. Seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan dan berani menerima resiko dari keputusan yang diambilnya. Petunjuk pengambilan keputusan sebagai berikut: 1. Pemimpin mencari bimbingan dari berbagai sumber, 2. Pemimpin bersedia belajar terus menerus. 3. Pemimpin mengetahui sejarah organisasinya. 4. Pemimpin harus mengetahui kekuatan dan kelemahannya. 5. Pemimpin bertanggungjawab pada stakeholder. 6. Pemimpin harus memperhitungkan resiko. 7. Pemimpin akan menerima segala konsekuensinya. 8. Pemimpin akan mengakui andaikan ada terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan. 9.  Pemimpin akan mempertahankan keputusan yang diambil apabila merasa keputusan tersebut dirasa adalah keputusan yang benar. 10. Pemimpin harus memperbaiki keputusan yang salah.

BAB 8 : MENGATUR KONFLIK : Suatu Keahlian Dalam Keadaan Kritis.

Selama manusia hidup dalam dunia ini, mereka pasti akan terlibat konflik. Adanya konflik menandakan adanya kehidupan dalam organisasi atau keluarga kita. Ada berberapa ciri dari konflik yakni: krisis, ketegangan, kesalapahaman, insiden, perasaan tidak enak. Konflik biasanya mempunyai 4 kuadaran : Win-Lose, Win-Win, Lose-Lose, Lose Win.

Lose-Lose merupakan cara mengatasi konflik dengan jalan menghindari masalah yang ada, tidak ada penyelesaian masalah, penyelesaian diserahkan kepada keadaan dan kesempatan yang ada. Lose-Win merupakan penyelesaian masalah dengan cara membiarkan orang lain menyelesaikan masalah. Win Lose yaitu dalam konflik seseorang akan memaksakan pendapatnya pada orang lain. Ada pihak yang keluar sebagai pemenang dan ada yang kalah. Yang kalah akan mencari peluang untuk membalas dan yang menang akan mengalami kepuasan sejenak saja. Win-Win yaitu penyelesaian konflik yang terbaik yaitu dengan cara melibatkan kedua belah pihak yang bertikai, tidak ada yang kalah, kedua-duanya memperoleh kemenangan dan kebahagian dan hubungan tidak terganggu. Untuk mencapai win-win solution, langkah-langkah yang dilakukan adalah: memusatkan pembicaraan pada hal yang merupakan masalah saja, tidak boleh menyerang masalah pribadi, membukan segala keluhan dan permasalahan, mencari pendekatan untuk mencapai kesepakatan, memusatkan perhatian pada hal-hal yang telah disetujui,  bersabar apabila perundingan tidak berjalan lancar, dalam perundingan kita harus menjelaskan apa yang sedang kita diskusikan dan alasan mengapa kita harus melakukan perundingan, dalam perundingan kita harus menyimak pokok pembicaraan, menghormati pendapat orang lain walaupun pendapatnya kadang kala tidak sejalandengan pendapat kita.

Komunikasi yang dibutuhkan dalam perundingan adalah: empati, compassion, care.

Ada beberapa cara untuk mengatasi konflik yaitu: jangan mengkritik, carilah persamaan, memberikan pilihan, berpikir terbuka dan positif, berpikir konstruktif.

Bab 9 : KESEHATAN : Suatu Modal Penting Yang Perlu Dijaga

Kesehatan adalah modal yang sangat penting untuk menjalankan kepemimpinan kita. Untuk mendapatkan kesehatan yang optimal kita harus mengikuti lima dimensi kesehatan berikut ini yakni: 1. Pola Makan ( nutrisi yang cukup ). 2 Istrahat yang cukup. 3. Olah Raga. 4. Pola Pikir. 5. Kerohanian.

Bab 10 : SUKSESI : Suatu Persiapan Untuk Kesinambungan

Masalah suksesi merupakan masalah krusial bagi kesinambungan organisasi. Suksesi dianggap kedudukan kunci dalam kepemimpinan dan termasuk dalam program corporate goog practice. Ada beberapa pendapat didalam mencari eksekutif pengganti yaitu: mencari dari dalam, mencari dari luar, mengembangkan sendiri pemimpin anda. Organisasi yang mau terus bertumbuh wajib menyediakan seorang pengganti. Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang dapat mempersiapkan penggantinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: